Perkembangan Sosial dan Kemampuan Sosialisasi Anak Pada Lingkungan Sekitar

Authors

  • Moh. Toriqul Chaer Sekolah Tinggi Agama islam Masjid Syuhada Yogyakarta
  • Permana Octofrezi Sekolah Tinggi Agama Islam Masjid Syuhada Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.52185/kariman.v9i1.160

Keywords:

Perkembangan Sosial, Anak, Sosialisasi, Lingkungan

Abstract

Proses sosialisasi anak dapat didentifikasi sejak anak dilahirkan. Seorang anak bayi awalnya tidak menyadari akan lingkungan sosialnya, namun lambat laun mulai memiliki perhatian terhadap benda-benda di sekelilingnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian perkembangan sosial pada anak, tahapan dalam perkembangan sosial anak, kemampuan sosialisasi anak pada lingkungan sekitar, serta upaya guru dalam meningkatkan perkembangan sosial anak. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian studi kepustakaan (library research) yakni penelitian atas literatur-literatur yang berkaitan dengan perkembangan sosial dan kemampuan sosialisasi anak pada lingkungan sekitar. Hasil kajian menunjukkan adanya tahapan perkembangan sosial anak bermula dari tahapan permainan solider (0-2 tahun), tahap semi solider (2-3 tahun), permainan kooperatif (3-4 tahun), permainan khayal (4-5 tahun), permainan keteraturan (5-10 tahun), dan permainan kelompok terorganisir (10-14 tahun). Berdasar tahapan-tahapan tersebut dapat dianalisis bahwa anak mulai berkembang sosialnya saat berusia 3 tahun atau pada masa tahapan permainan kooperatif. Upaya mengembangkan kemampuan sosialisasi anak diantaranya dengan metode ganjaran dan hukuman, metode didactic teaching, dan metode pemberian contoh.

 

Author Biography

Permana Octofrezi, Sekolah Tinggi Agama Islam Masjid Syuhada Yogyakarta

 

 

References

Abdullah Idi, Sosiologi Pendidikan, Jakarta : Rajawali Pers, 2011

Abdulsyani, Sosiologi Skematika, Teori dan Terapan, Jakarta : PT. Bumi Aksara, 2007

Albertus Adit. Berikut Tips Membangun Keterampilan Sosial Anak Usia Dini, diperoleh dari https://edukasi.kompas.com/, 20 Agustus 2020

Almansour, Monirah. “Young Children’s Journey into a World of Play with Open-Ended Materials: A Case Study of the Creative Play Club.” International Education Studies 11 (November 27, 2018): 117. https://doi.org/10.5539/ies.v11n12p117.

Baumeister, Roy, Lauren Brewer, Dianne Tice, and Jean Twenge. “Thwarting the Need to Belong: Understanding the Interpersonal and Inner Effects of Social Exclusion.” Social and Personality Psychology Compass 1 (November 1, 2007): 506–20. https://doi.org/10.1111/j.1751-9004.2007.00020.x.

Carpendale, Jeremy, and C. Lewis. “Constructing an Understanding of Mind: The Development of Children’s Social Understanding within Social Interaction.” The Behavioral and Brain Sciences 27 (March 1, 2004): 79–96; discussion 96. https://doi.org/10.1017/S0140525X04000032.

Cooper, Janice L, Rachel Masi, and Jessica Vick. “Social-Emotional Development in Early Childhood,” n.d., 16.

Darling-Churchill, Kristen E., and Laura Lippman. “Early Childhood Social and Emotional Development: Advancing the Field of Measurement.” Journal of Applied Developmental Psychology, Measuring Social and Emotional Development in Early Childhood, 45 (July 1, 2016): 1–7. https://doi.org/10.1016/j.appdev.2016.02.002.

Dinuta, Neculae. “Didactic Strategies Used in Teaching - Learninig of Premathematical Operations in Preschool Education.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 76 (April 1, 2013): 297–301. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.04.116.

Fahim Tharaba, Moh Padil, Sosiologi Pendidikan Islam Realitas Sosial Umat Islam, Malang : CV. Dream Litera, 2015

Farida Mayar, Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Sebagai Bibit Untuk Masa Depan Bangsa, Jurnal At-Ta’lim, Jilid 1, Nomor 6 November 2013

Istianti, Tuti. “Pengembangan Keterampilan Sosial Untuk Membentuk Prilaku Sosial Anak Usia Dini.” Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6, no. 1 (2015). https://doi.org/10.17509/cd.v6i1.10515.

Khatibah. “Penelitian Kepustakaan.” Jurnal Iqra 05, no. 1 (2011): 4.

Kochanska, Grazyna. “Toward a Synthesis of Parental Socialization and Child Temperament in Early Development of Conscience.” Child Development 64 (June 28, 2008): 325–47. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.1993.tb02913.x.

Kowalski, Philip J. “Cultural Genetics: Theories Of Inheritance And Nineteenth- Century American Literature,” n.d., 236.

Maria, Ina, and Eka Rizki Amalia. “Perkembangan Aspek Sosial-Emosional dan Kegiatan Pembelajaran yang Sesuai untuk Anak Usia 4-6 Tahun,” n.d., 15.

Musyarofah, Pengembangan Aspek Sosial Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak ABA IV Mangli Jember Tahun 2016, Jurnal Interdisciplinary Journal of Communication, Volume 2, No.1, Juni 2017

Nanang Martono, Metode Penelitian Kuantitatif, Jakarta: Rajawali Pers, 2012

Sari, Milya. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA.” Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA 6, no. 1 (2020): 13.

Shree, Abha, and P.C. Shukla. “Play: World of Children.” Educational Quest- An International Journal of Education and Applied Social Sciences 7 (January 1, 2016): 71. https://doi.org/10.5958/2230-7311.2016.00021.0.

Subur, Subur. “Early Chilhood, Characteristic and Creative-Social Development.” Ijtimā’iyya: Journal of Muslim Society Research 2, no. 1 (March 31, 2017): 129–52. https://doi.org/10.24090/ijtimaiyya.v2i1.1104.

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian; Studi Pendekatan Praktik, Jakarta : Rineka Cipta, 2006

Umi Latifa, Aspek Perkembangan pada Anak Sekolah Dasar : Masalah dan Perkembangannya, Jurnal Academica, Vol. 1 No. 2, Juli-Desember 2017.

Downloads

Published

2021-06-30

How to Cite

Chaer, M. T., & Octofrezi, P. (2021). Perkembangan Sosial dan Kemampuan Sosialisasi Anak Pada Lingkungan Sekitar . Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 9(1), 1–14. https://doi.org/10.52185/kariman.v9i1.160