Klasifikasi Pendidik Dalam Perpektif Prof. Dr. H. Muhaimin, M.A.
DOI:
https://doi.org/10.52185/kariman.v9i1.170Keywords:
Pendidik, Pemikiran MuhaiminAbstract
Abstrak:
Tulisan ini membahas tentang klasifikasi pendidik, sebagi upaya peningkatan kualitas mutu pendidikan di Indonesia ini dapat dilakukan dengan berbagai macam pendekatan, sisi perbaikan materi, metode, kelembagaan maupun pemberdayaan dari sumber daya pendidikan. Hanya dengan sentuhan Guru yang profesional, bermartabat, dan ditauladani, maka anak-anak bangsa akan menerima proses pembelajaran yang mendidik dan bermutu. Maksud dan tujuan Klasifikasi pendidik ini agar menjadi bahan evaluasi dan barometer bagi kita sebagai pendidik, untuk senantiasa berbenah diri meningkatkan kualitas pengetahuan dan metode pembelajaran, serta i’tikad baik untuk senantiasa meningkatkan profesionalime personal, pedagogik, profesional, dan sosial. Muhaimin membagi tingkatan guru menjadi empat, antara lain: pertama, guru yang pintar ilmu dan pintar mengajar. Kedua, guru yang pintar ilmu tetapi tidak pintar mengajar. Ketiga, guru yang tidak pintar ilmu, tetapi pintar mengajar. Keempat, guru yang tidak pintar ilmu dan tidak pintar mengajar.
Kata kunci: Pendidik, Pemikiran Muhaimin.
Abstract:
This paper discusses the classification of educators. This effort to improve the quality of education quality in Indonesia can be done with a variety of approaches, material improvement, methods, institutions and empowerment of educational resources. Only with the touch of a professional, dignified and obedient teacher, will the nation's children receive an educational and quality learning process. The purpose and objective of this educator classification is to be an evaluation material and barometer for us as educators, to always improve ourselves to improve the quality of learning knowledge and methods, and good intentions to always improve professional, pedagogical, professional, and social professionalism. Muhaimin divided the level of teachers into four, among others: first, teachers who were smart in science and were good at teaching. Second, teachers who are good at science but not good at teaching. Third, teachers who are not knowledgeable, but are good at teaching. Fourth, teachers who are not knowledgeable and are not good at teaching.
Keywords: Teacher, Thought of Muhaimin.
References
Affandi, Bisri. Syaikh Ahmad Surkati, Pembaharuan dan Pemurnian Islam di Indonesia. Jakarta: Al-Kausar, 1999.
Depdiknas, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2001.
Ghazali, Abu Hamid al- Ihya Ulum al-Din, Jilid I. Bairut: Dar al-Fikr, 1991.
Kunandar, Guru Profesional Implementasi KTSP dan sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Rajawali Press, 2010.
Khakim, Abdul, and Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Persatuan Guru. "Konsep Pendidikan Islam Perspektif Muhaimin." Jurnal Al-Makrifat (2018).
Langgulung, Hasan. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 1994.
Martiyono, Perencanaan Pembelajaran Suatu Pendekatan Praktis Berdasarkan KTSP Termasuk Model Tematik. Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2012.
Muhaimin, Pemikiran dan Aktualisasi Pengembangan Pendidikan Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2011.
_________, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005.
_________, Rekonstruksi Pendidikan Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2009
_________, Wacana Pengembangan Pendidikan Islam. Surabaya: PSAPM, 2003.
Mujtahid, Pengembangan Profesi Guru. Malang: UIN Maliki Press, 2011.
Nata, Abudin. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.
Nizar, Samsul Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis, Teoritis dan Praktis. Jakarta: Ciputat Pers, 2002
Oktavia, Reysa. Pembaharuan Pendidikan Islam menurut Muhaimin. Diss. UIN Raden Intan Lampung, 2017.
Ramayulis, Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 2005.
________, Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 2009.
Sutisna, Ujang. Rekonstruksi Pendidikan Islam Di Indonesia Dalam Perspektif Pemikiran Muhaimin. Diss. UIN Raden Intan Lampung, 2019.
Tempo Interaktif, 5 Januari 2006.
Undang-undang RI nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 2. Jakarta: Asa Mandiri, 2006.
Yasin, A. Fatah. Dimensi-dimensi Pendidikan Islam. Malang: UIN Press, 2008.
Yaqin, Ngainul. "Kurikulum Pendidikan Agama Islam (Analisis Isi Pemikiran Prof. Dr. H. Muhaimin, MA)." (2019).





